Bedah Desain HUT RI ke -75, Benarkah Mirip Salib?

Narasi lambang salib pada grafik spanduk HUT RI ke-75 ini menarik perhatian berbagai kalangan. Dari organisasi massa, dari sarjana hingga desainer. Spanduk HUT RI merupakan karya desain yang didasarkan pada kontroversi lambang salib yang muncul, sebuah grafis yang membelah lambang salib pada spanduk HUT RI. 

Sekarang mari kita lihat spanduk HUT RI dari segi ilmu grafis. Kementerian Sekretariat Negara sudah menyampaikan penjelasan mengenai logo tersebut, grafisnya merupakan perwujudan filosofis dari angka 75, namun ada yang memiliki sudut pandang lain.

Lambang Desain Hari Lahir Republik Indonesia


Menurut penjelasan logo Kementerian Sekretariat Negara, supergografik yang dituding mengandung lambang salib itu terdiri dari 10 elemen yang diambil dari dekonstruksi logo berusia 75 tahun yang dibagi menjadi 10 bagian. Perancang menjelaskan bahwa ketika dipecah, kesepuluh elemen tersebut akan membentuk susunan elemen berupa simbol plus (+). 


Untuk aplikasinya, supergraf ini dikatakan cukup fleksibel karena bersifat abstrak yaitu gabungan 10 fraksi menjadi satu kesatuan. Tuduhan grafis spanduk HUT ke-75 yang disusupi simbol-simbol agama sangat meresahkan. Menurutnya, penting untuk melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang. 

Ini disebut disinformasi. Melihat suatu bentuk dengan menghubungkannya dengan bentuk lain. Jadi, selama ini belajar matematika dengan tanda (+) berarti menggunakan simbol silang? Jadi, matematika dikuasai dan disesuaikan dengan memasukkan tanda silang, bukan? 

Penjelasan Kementerian Negara tentang proyek hari ke-75 kemerdekaan Indonesia 


Kemensetneg menjelaskan makna desain tersebut tercantum dalam file “Tema dan logo peringatan 75 tahun kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2020 dan pedoman penggunaan visual” yang dapat diunduh dari situs https://www.setneg.go.id/


Mengutip pedoman visual penggunaan logo Kementerian Sekretariat Negara, logo yang dituding memiliki kemiripan merupakan karya supergrafik yang terdiri dari 10 elemen mozaik. Setiap bagian mewakili komitmen dan nilai luhur Pancasila. Bentuknya sengaja dibuat fleksibel dan abstrak serta dibentuk menjadi satu kesatuan.

Logo ini sama sekali bukan tanda salib, ini adalah karya seni yang dibuat dan di buat oleh teman-teman, anak-anak indonesia yang memiliki kemampuan seni yang luar biasa.
Lebih baru Lebih lama